Karya Ilmiah STT Salatiga


EKKLESIOLOGI
A.    Defenisi Gereja
Dalam perjanjian baru ada satu istilah dalam bahasa Yunani yang berarti Gereja atau jemaat yaitu kata “Ekklesia”. Kata tersebut berarti sekelompok orang-orang yang terpanggil keluar. Tuhan memanggil orang-orang percaya untuk memberitakan kesaksian besar yaitu, keselamatan didalam Yesus Kristus (1 Petrus 2:9). Hal ini digambarkan seperti keluar dari dalam kegelapan masuk dalam terang-Nya yang ajaib.  Orang-orang percaya terpanggil untuk mengeluarkan buah-buah rohani yaitu memberitakan keselamatan yang telah dikerjakan oleh Yesus Kristus oleh kematian-Nya (Yohanes 3:16).
B.     Dasar Gereja
Tuhan Yesus Kristus adalah dasar dari Gereja Tuhan. Tidak ada seorangpun yang akan diangkat melalui ajaran sebagai dasar gereja..hanya Yesuslah menjadi dasar gereja dan ajaran tentang Dia oleh para Rasul (Matius 16:18; 1 Kor 3:11).
Dasar Gereja yang hanyalah Tuhan Yesus Kristus, didasarkan melalui:
1)      Darah Kristus
Dia telah disembelih dan Darah-Nya telah tertumpah sebagai korban penebusan dan jalan pendamaian manusia dengan Allah. Darah Yesus inilah yang menjadikan manusia berkenan kembali di hadirat Allah (Ibrani 9:13-14; Efesus 2:13-14).
2)      Ajaran Yesus Kristus
Semua orang percaya harus memahami mengapa dia diselamatkan dan arti kasih karunia Allah yang sangat dalam maknanya. Keempat Injil dalam perjanjian baru berisi ajaran langsung dari Tuhan Yesus Kristus dan semua ajaran itu menjadi dasar yang teguh bagi Gereja Tuhan (1 Korintus 3:10-11; Yoh 16:12-16).
3)      Ajaran Para Rasul
Pengajaran rasul-rasul tidak terpisah dengan ajaran Yesus Kristus. Melalui para rasul maka seluruh kehendak Yesus dalam ajaran-Nya dibukakan lebih jelas oleh Roh Kudus. Para rasul dipakai oleh Roh Kudus untuk lebih menjelaskan tentang ajaran Yesus Kristus sebagai dasar gereja. Kis 2:42.
C.     Kelahiran Gereja
Gereja dilahirkan pada hari pentakosta, yaitu “pencurahan Roh kudus” (Kis 2:4). Gereja Tuhan dikatakan sebagai tubuh Kristus dimana Yesus Kristus adalah kepala Gereja atau Kepala atas Tubuh itu (Efesus 1:22-23). Roh Kuduslah yang mempersatukan semua orang percaya di muka Bumi sebagai Gereja Tuhan atau tubuh Kristus yang tidak kelihatan. Jadi, pada hari ketuangan Roh Kudus dalam Kis 2:4, merupakan hari kelahiran  Gereja Tuhan.
D.    Dimensi Gereja
Ada tiga dimensi dari Gereja, yaitu:
1.      Gereja Universal
Gereja yang universal yaitu persekutuan orang-orang percaya diseluruh muka bumi yang menerima Yesus Kristus sebagai juruslamat dan telah mengalami kelahiran baru oleh Firman dan Roh Kudus. 1 Kor 12:13; Efesus 2:20; 1 Pet 2:9; Efesus 4:15-16. Semua orang percaya dalam semua organisasi gereja adalah anggota gereja Tuhan yang universal yaitu tubuh Kristus asalkan memenuhi syarat bahwa dia percaya dan lahir baru oleh Firman dan Roh Kudus. Efesus 1:22-23.
2.      Gereja Lokal
Gereja lokal adalah persekutuan orang-orang percaya yang lahir baru oleh Firman dan Roh Kudus disuatu tempat. Didalam Alkitab disebutkan tentang kumpulan orang-orang percaya atau gereja setempat. Gereja di Yerusalem (Kis 8:1, 11:22), Gereja di Korintus (1 Kor 1:2; 2 Kor 1:1), Gereja di Efesus (Kis 22:17).
3.      Setiap Orang Percaya Adalah Gereja Tuhan
Karena mendengar Firmen Allah dan oleh peranan Roh Kudus maka seseorang dapat percaya, bertobat dan lahir baru. 1 Kor 3:16; 1 Kor 6:16. Setiap orang percaya berstatus sabagai bait Allah. Gereja universal yang tidak kelihatan itu terdiri dari setiap orang percaya, tiap individu orang percaya yang berkumpul menjadi tampak dalam gereja lokal. 1 Kor 12:12-13.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar